Proyek 4.988 BTS BAKTI Kominfo Selesai, Segera Diresmikan Jokowi
Tekno

Proyek 4.988 BTS BAKTI Kominfo Selesai, Segera Diresmikan Jokowi

Menteri Komunikasi lalu Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengumumkan kalau proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G di dalam wilayah terdepan, terluar, dan juga tertinggal (wilayah 3T) telah selesai.

Budi Arie mengatakan, sebanyak 4.988 BTS 4G yang tersebut digarap Badan Aksesibilitas Pertelekomunikasian serta Berita (BAKTI Kominfo) ini akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Proyek yang dimaksud pembangunannya sudah selesai dikerjakan dan juga mengawaitu waktu peresmian oleh Presiden RI Joko Widodo. Jadi, nanti Bapak Presiden Joko Widodo dapat melakukan peresmian beroperasinya BTS 4G BAKTI Kominfo,” ungkapnya pada siaran pers, disitir Selasa (19/12/2023).

Menkominfo menjelaskan kalau pihaknya sudah ada berkoordinasi dengan Jokowi masalah jadwal peresmian proyek BTS 4G. Nantinya, pemerintah akan mengadakan konferensi pers di area lokasi konstruksi BTS, khususnya dalam 26 lokasi yang digunakan akan terhubung lewat konferensi video.

“Jadwalnya luar biasa padat. Kemarin, beliau baru pulang dari kunjungan kenegaraan di tempat Jepang. Kita sedang menyusun jadwalnya (peresmian BTS), tetapi masih tahun ini,” sambung dia.

Budi Arie mengaku kalau per Desember 2023, sebanyak 4.988 BTS 4G ditargetkan beroperasi penuh dari total 5.618 BTS. Ia mengklaim kalau Presiden Jokowi mewajibkan proyek BTS 4G segera selesai tahun ini.

Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi pada waktu ditemui di tempat Kantor Kominfo, Ibukota Indonesia Pusat, Kamis (2/11/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi ketika ditemui dalam Kantor Kominfo, Ibukota Indonesia Pusat, Kamis (2/11/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]

Sedangkan beratus-ratus BTS sisanya akan datang dikebut dengan pertimbangan kondisi geografis kemudian tantangan lainnya.

“Ada sisa 630 lokasi sanggup yang mana memang sebenarnya berpotensi di-carry over tahun depan akibat pertimbangan keamanan, faktor geografi yang dimaksud sulit dijangkau, dan juga sebagainya,” papar dia.

Maka dari itu Kominfo akan segera terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan juga eksekutif Daerah untuk menyelesaikan proyek pengerjaan BTS 4G.

“Jadi, kami melibatkan multistakeholders untuk menyelesaikan pembangunannya. Kami terus merembukkan supaya akses telekomunikasi khususnya untuk warga di area area 3T, dapat miliki konektivitas, mendapat pelayanan untuk menggunakan internet,” beber dia.

Ia menilai kalau musyawarah mesti diadakan guna mencari solusi yang dimaksud komprehensif dan juga tepat untuk menyelesaikan tantangan di area wilayah tersebut.

“Proyek ini diharapkan bisa saja melayani masyarakat. Kami berterima kasih akibat merupakan upaya sama-sama dari Satuan Tindakan BAKTI Kominfo, aparat penegak hukum (APH), lembaga pengawas keuangan, kemudian lain-lain,” timpal dia.

Diketahui pembiayaan perkembangan BTS 4G berasal dari dana Anggaran Pendapatan juga Belanja Negara (APBN) dan juga Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tersebut dikelola Kementerian Kominfo. BAKTI Kementerian Kominfo juga melanjutkan kontrak kerja dengan mitra terdahulu untuk operasional BTS 4G di tempat area 3T.

Terdakwa persoalan hukum dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G juga infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4, juga 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022 Johnny G Plate mengikuti sidang dakwaan pada Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/6/2023). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].
Terdakwa perkara dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan juga infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4, serta 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022 Johnny G Plate mengikuti sidang dakwaan di area Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/6/2023). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Korupsi BTS BAKTI Kominfo
Sebelumnya, Kejagung telah lama menetapkan belasan terperiksa terkait perkara korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo. Dari belasan dituduh yang dimaksud enam di area antaranya sudah pernah menjalani proses persidangan di dalam Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Ibukota Indonesia Pusat. Salah satunya adalah mantan Menkominfo Johnny G Plate.

Dalam tindakan hukum ini, Johnny Plate dituntut 15 tahun penjara kemudian denda Mata Uang Rupiah 1 miliar, subsider satu tahun penjara. Kemudian beliau juga harus membayar biaya pengganti Mata Uang Rupiah 17,8 miliar subsider 7 tahun 6 bulan penjara.

Pada dakwaan Jaksa, Plate disebut  menerima uang sebesar Rupiah 17,8 miliar pada perkara korupsi BTS 4G kemudian infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, serta 5 Bakti Kominfo.

Sementara eks Dirut Bakti Kominfo  Anang Achmad Latif didakwa menerima uang senilai Simbol Rupiah 5 miliar. Sedangkan Tenaga Ahli HUDEV UI, Yohan Suryanto didakwa menerima uang senilai Simbol Rupiah 453 jt atau Mata Uang Rupiah 453.608.400.

Kemudian Konsorsium Fiberhome PT Telkom Infra, PT Multi Trans Angka (PTMTD) untuk paket 1 lalu 2 sebesar Simbol Rupiah 2,9 triliun atau  Rp2.940.870.824.490. Konsorsium Lintasarta, Huawei dan juga SEI untuk Paket 3, sebesar  Rp 1,5 triliun atau Rp1.584.914.620.955.

Konsorsium IBS serta ZTE Paket 4, 5, sebesar  Rp 3,5 triliun atau  Rp3.504.518.715.600. Akibatnya, Jaksa mengatakan mereka merugikan keuangan negara senilai Rupiah 8 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *